Hasil Bumi Indonesia  –  Indonesia sebagai negara dengan tingkat biodiversitas paling tinggi ke-2  di dunia sesudah Brasil. Bukti itu memperlihatkan tingginya keberagaman sumber daya alam pertiwi yang dipunyai Indonesia.

Kekayaan alam Indonesia ini jadi tulang punggung perubahan ekonomi yang terus-menerus (green economy). Bahkan juga, banyak produk buatan hasil bumi Indonesia yang telah tembus pasar global.

Hasil Bumi Indonesia

Indonesia menjadi penguasa ekspor minyak sawit

Indonesia jadi penguasa export minyak sawit. Dalam soal memproduksi minyak sawit, Indonesia jadi pengekspor besar di dunia.

Meskipun tanaman sawit bukan asli dari Indonesia, tetapi Afrika, tetapi Indonesia sukses membudidayakan kelapa sawit hingga sanggup jadi pengekspor minyak sawit paling besar di dunia.

Namun, beberapa lalu Uni Eropa mengatakan menampik untuk mengimpor kembali minyak sawit Indonesia dengan argumen lingkungan.

Memang di Indonesia umum terjadi kebakaran rimba karena pembukaan tempat di tempat gambut dengan membakar. Banyak hewan yang mati dan beberapa spesies hewan dan tumbuhan hampir musnah.

Kopi

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan, sampai sekarang ini kopi menjadi salah satunya komoditas terlaku di pasar dunia. Bahkan juga di kritis perang dagang Amerika dengan China sekarang ini, kesempatan export komoditas ini semakin lebar terbuka.

“Saat ini kami dengar India kembali suka minum kopi. Selanjutnya jam kunjungan ke Kolombia, di situ dikisahkan kopi Indonesia lebih dari Daftar Situs Judi Slot Online Terpercaya. Itu bisa saja kesempatan buat kita masuk ke pasar sana, bahkan juga perang dagang ini malah memberikan keuntungan,” kata Amran.

Bersamaan dengan keproduktifan yang naik, pemerintahan tengah mencanangkan hilirisasi perkebunan. Yang akan datang, Indonesia bukan hanya jual barang mentah, tetapi barang selesai.

Hilirisasi, selainnya tingkatkan harga jual produk, bisa juga mempernyerap tenaga kerja dan menyejahterakan petani lewat korporasi petani hingga nanti mereka dapat punyai saham di industri.

Pemroduksi kakao paling besar dari Indonesia berada di wilayah Sulawesi
Bukan hanya kopi, kakao menjadi satu diantara komoditi unggulan Indonesia. Indonesia sanggup hasilkan kakao dengan kualitas yang baik sekali.

Tidaklah aneh jika dalam hal export kakao Indonesia ada di rangking ke-3  sebagai pengekspor besar di dunia.

Wilayah pemroduksi kakao paling besar datang dari Sulawesi tengah. Sementara di urutan ke-2 dihuni oleh Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara ada di urutan ke-3. Bekasnya berada di Bali, Aceh, NTT, NTB, Sumatera Barat, dan banyak daerah yang lain.

Bumbu Masakan Dari Hasil Bumi Indonesia

Industri bumbu makanan Indonesia terus memperlihatkan trend positif. Ini bersamaan dengan tumbuhnya industri makanan dalam negeri.

“Kesempatan untuk di kelompok ini sangat besar, apa lagi kami menyaksikan tanggapan warga positif pada produk ini. Sama seperti yang kita kenali bersama sekarang ini customer benar-benar menghargakan kepraktisan dalam segalanya, nach produk ini tawarkan kepraktisan dalam mengolah namun tetap memberi hasil yang masih tetap stabil,” ungkapkan General Manager Pemasaran PT Sasa Pokok, Albert Dinata di Jakarta, Rabu (18/9).

Bahkan juga di tahun ini, lanjut ia, industri bumbu makanan terutamanya Sasa diprediksikan dapat tumbuh sampai 30 %. “Tahun 2019 ini kami di antara 25 persen-30 % growth dan perolehan tahun ini masih on trek,” katanya.

Disamping itu di pasar dalam negeri, kata Albert, bumbu makanan produksi Sasa sudah di-export ke beberapa negara. Performa export ini dipercaya terus tumbuh di beberapa tahun kedepan.

“Sasa telah membagikan produk-produknya ke sejumlah negara, dan kontributor paling besar ialah negara Africa, Saudi Arabia dan Asia. Kami menarget ganda digit growth,” papar ia.

Jamu

PT Harvest Gorontalo Indonesia (HGI), produsen produk Herbal Tetes SoMan pasarkan produknya sampai tembus pasar China, Hongkong, dan 10 negara yang lain.

Presiden Direktur PT Harvest Gorontalo Indonesia, Riyanto yang dilihat Kepala Tubuh POM RI, Penny K. Lukito dan korps-nya, Ketua GP Jamu, dan delegasi Indonesia yang lain, tanda-tangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan 2 perusahaan internasional di Lanzhou, Gansu, China.

Dua perusahaan itu ialah Hangzhou Ingent Impor and Ekspor Trade Co. Ltd untuk pasarkan Herbal Tetes SoMan di China dan Vittoria Health Science and Technology Co. Ltd untuk pasarkan Herbal Tetes SoMan di Hongkong.

Lewat persetujuan Suplai and Distribution Agreement dengan 2 perusahaan itu, PT Harvest Gorontalo Indonesia akan mengekspor Herbal Tetes SoMan ke pasar China dengan nilai kontrak USD 12 juta (sekitaran Rp170 miliar, kurs USD = Rp14.200).

Export karet Indonesia bertambah tajam

Lajur export karet dari Indonesia bertambah cukup tajam sekian tahun belakang ini. Indonesia menempati urutan ke-2 sebagai pemroduksi karet paling besar di dunia.

Untuk menjadi pengekspor besar di dunia hal tersebut pasti sebagai dari hasil usaha keras dan kesabaran beberapa petani untuk jaga kualitas karet.

Supaya faedah ekonomi dari getah karet dapat bertambah, pasti diperlukan usaha kenaikan nilai lebih dari getah karet tersebut.